Arne Slot mengenali tingkah Martinelli terhadap Conor Bradley

Ibukota Indonesia – Pembimbing Liverpool Arne Slot mengaku paham dengan apa yang tersebut dijalankan Gabriel Martinelli ketika pemain Arsenal itu menggalakkan pemainnya, Conor Bradley, pada saat kedua kelompok bertemu pada pekan ke-21 Turnamen Inggris 2025/2026 di Stadion Emirates, Hari Jumat WIB.
Martinelli memacu Bradley untuk meninggalkan dari lapangan pada waktu bek kanan itu meringis kesakitan pasca membuang bola di dalam menit-menit akhir laga. Martinelli melakukan hal ini oleh sebab itu mengira Bradley hanya saja pura-pura cedera kemudian mengulur-ngulur waktu, dengan maksud agar permainan segera dilanjutkan.
Tindakan Martinelli berikutnya memancing ketegangan dari pemain Liverpool lainnya, yang dimaksud kemudian dilanjutkan dengan adu mulut lalu dorong-dorongan dari pemain kedua tim.
"Saya baru sekadar mendapat pertanyaan yang tersebut identik beberapa pada waktu lalu. Saya tidaklah mengenal Gabriel Martinelli secara pribadi, tetapi beliau terlihat seperti pendatang yang tersebut baik," kata Slot setelahnya pertandingan, diambil dari laman resmi Liverpool, Jumat.
"Masalahnya bagi dia, lalu ini permasalahan umum pada sepak bola, adalah banyaknya aksi buang-buang waktu juga pemain yang berpura-pura cedera di dalam menit-menit akhir atau selama pertandingan. Dalam situasi seperti itu, Anda bisa jadi merasa kesal jikalau ingin mencetak gol juga mengira pemain yang dimaksud sedang mengulur waktu," kata dia.
Cedera Bradley membuatnya ditarik pergi dari lalu digantikan oleh Joe Gomez, dimana itu adalah satu-satunya pergantian pemain yang mana direalisasikan oleh Liverpool.
Ketika ditanya seberapa parah cedera bek kanannya itu, Slot mengemukakan belum tahu pasti. Namun, ia mengawasi cedera yang dialami bek dengan syarat Irlandia Utara yang dimaksud tak terlihat bagus.
"Saya belum tahu. Tapi kalau harus meninggalkan dengan tandu, itu memang sebenarnya tidaklah terlihat bagus. Saat kami meninjau videonya, kami mungkin saja berpikir hal yang sama, tetapi kami harus mengantisipasi hasil pemindaian untuk menjamin seberapa parah cederanya," ungkap dia.
Sementara itu, dalam kesempatan lainnya, Martinelli mengutarakan melalui Instagram resminya bahwa ia telah memohonkan maaf untuk Bradley berhadapan dengan tindakan yang digunakan ia lakukan.
Ia mengatakan, pada waktu itu bukan mengerti bahwa Bradley benar-benar mengalami cedera serius. "Aku lalu Conor sudah ada saling berkirim instruksi lalu aku sudah ada memohonkan maaf padanya. Aku benar-benar bukan mengerti bahwa ia terluka parah ketika itu," kata pemain Brasil itu.
"Aku ingin mengemukakan bahwa aku sangat menyesal telah lama bereaksi seperti itu. Sekali lagi, aku mendoakan yang mana terbaik untuk Conor agar cepat sembuh," tambah dia.
Hasil ini menghasilkan Liverpool masih menghuni kedudukan keempat dengan 35 poin, sementara Arsenal kekal memuncaki klasemen dengan 49 poin.
Pada laga berikutnya, kedua grup akan menjalani laga dalam putaran ketiga Piala FA, dimana Liverpool bermain Selasa (13/1) pukul 02.45 Waktu Indonesia Barat menjamu Barnsley, sedangkan Arsenal akan tandang menghadapi Portsmouth pada Mingguan (11/1) pukul 21.00 WIB.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di website web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



