Real Madrid sangat hati-hati tentang Mbappe bermain pada final Piala Super

Ibukota Indonesia – Real Madrid sangat hati-hati persoalan kesempatan penyerang andalannya Kylian Mbappe bermain di final Piala Super Spanyol 2026 kontra Barcelona ke Jeddah, Arab Saudi, Hari Senin (12/1) dini hari WIB.
"Kami harus mempertimbangkan waktu, pertaruhan kemudian tanggung jawab melawan setiap kebijakan yang mana kami buat. Semuanya harus berdasarkan risiko yang dimaksud dapat terkendali," ujar pembimbing Real Madrid Xabi Alonso, dikutipkan dari laman Real Madrid, Sabtu.
Juru taktik dengan syarat Spanyol itu melanjutkan, pada langkah untuk menurunkan Mbappe atau tidak, Madrid tak akan melakukan misi kamikaze (bunuh diri).
Alonso menegaskan bahwa Mbappe cuma akan merumput di dalam lapangan ketika semua pihak terkait, teristimewa kelompok medis serta si pemain sendiri, telah memberikan lampu hijau.
"Sejauh ini, Mbappe merasa baik-baik saja. Dia sudah ada berlatih dengan kami. Namun, kami akan memutuskan kemudian apakah beliau bermain dari awal laga atau dari bangku cadangan," tutur dia.
Pada awal Januari 2026, Real Madrid mengonfirmasi bahwa Kylian Mbappe harus menepi oleh sebab itu cedera lutut.
Madrid kehilangan penyerang berusia 27 tahun itu lantaran beliau merupakan pemain tersubur klub pada musim ini.
Untuk sementara, Mbappe telah menghasilkan total 29 gol bagi Madrid di semua kompetisi, termasuk 18 gol ke Turnamen Spanyol (dari 18 kali penampilan).
Mbappe tiada tampil pada waktu Madrid menaklukkan Atletico Madrid 2-1 pada laga semifinal Piala Super Spanyol 2026, Hari Jumat (9/1) dini hari WIB.
Dia baru terbang ke Jeddah pasca pertandingan yang disebutkan serta segera bergabung dengan rekan-rekannya.
Keberadaan Mbappe pun disambut baik oleh Alonso yang mana berusaha mencapai Real Madrid menjuari Piala Super Spanyol 2026.
"Memenangi trofi itu akan berubah jadi kebahagiaan yang tersebut layak dibagikan untuk semua orang, untuk setiap madridistas (suporter Madrid)," tutur Alonso.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam laman web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.



