Tekuk Real Madrid 3-2, Barcelona juarai Piala Super Spanyol

Ibukota – Barcelona menjuarai Piala Super Spanyol 2026 seusai menekuk Real Madrid dengan skor 3-2 pada partai final ke Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Mingguan waktu setempat.
Pada pertandingan ini Barcelona meraih kemenangan berkat gol dari Raphinha (2) serta Robert Lewandowski, sementara Real Madrid sempat menyamakan kedudukan melalui Vinicius Junior juga Gonzalo Garcia, demikian catatan Supercopa de Espana.
Ini bermetamorfosis menjadi gelar kejuaraan ke-16 Piala Super Spanyol yang didapatkan Barcelona setelahnya sebelumnya berhasil mereka itu menangkan pada 1983, 1991, 1992, 1994, 1996, 2005, 2006, 2009, 2010, 2011, 2013, 2016, 2018, 2023 dan juga 2025.
Ketika laga dimulai sebenarnya Madrid mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu serta sempat memberikan ancaman melalui tendangan Vinicius Junior yang digunakan dapat diamankan kiper Barca Joan Garcia.
Selanjutnya giliran Barca yang mana berbalik memberikan ancaman melalui tembakan Raphinha, akan tetapi bola masih melebar dari gawang Madrid.
Barca dapat unggul terlebih dahulu pada menit 36 melalui aksi individu Raphinha yang dimaksud selanjutnya dapat menaklukkan kiper Madrid Thibaut Courtois sehingga skor berubah bermetamorfosis menjadi satu gol tanpa balas pada menit 36.
Madrid mampu menyamakan kedudukan pada menit 45+2 setelahnya aksi Vinicius Junior melintasi beberapa pemain Barca dapat diakhiri dengan sebuah gol sehingga skor kembali sebanding kuat 1-1.
Hanya berselang dua menit, Barca kembali berhasil unggul setelahnya umpan dari Pedri dapat disambut oleh Robert Lewandowski yang tersebut mencetak gol sehingga skor berubah berubah jadi 2-1 pada menit 45+4.
Madrid kembali berhasil menyamakan kedudukan pasca Gonzalo Garcia dapat menyambar bola rebound di pada kotak penalti Barca pada menit 45+7 kemudian mengubah skor berubah berubah menjadi 2-2.
Memasuki fase kedua, giliran Madrid yang mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dan juga Vinicius Junior sempat miliki dua prospek berbahaya, akan tetapi tak ada yang membuahkan gol.
Selanjutnya giliran Rodrygo yang digunakan menciptakan kesempatan untuk Madrid, akan tetapi tendangan yang dimaksud ia lepaskan masih dapat diamankan kiper Joan Garcia.
Barca berhasil kembali unggul pada menit ke-73 setelahnya umpan yang dimaksud dikirimkan Dani Olmo dapat dikonversikan berubah jadi gol oleh Raphinha sehingga skor berubah bermetamorfosis menjadi 3-2.
Skuad asuhan Hansi Flick harus bermain dengan 10 khalayak sejak menit 90+1 setelahnya gelandang Frenkie de Jong diganjar kartu merah secara langsung oleh wasit pasca melakukan pelanggaran keras.
Pada waktu yang tersebut tersisa, Madrid berjuang untuk mencari setidaknya gol penyeimbang, akan tetapi hingga laga usai, skor 3-2 untuk kemenangan Barca kekal bertahan.
???? ???????????? ???????????????????? ???????????? ???????? ???????????????????????????????????? ???? pic.twitter.com/Hv7Z67Npo5
— FC Barcelona (@FCBarcelona) January 11, 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam portal web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



