Sepak bola

Mantan Pemilik Crystal Palace Menilai Aturan Finansial Premier League Sangat Tidak Adil

Menurutnya, regulasi tersebut membuat klub-klub di luar kelompok elite kesulitan menantang dominasi tim-tim besar, Simon Jordan menilai aturan finansial Premier League membuat klub-klub di luar kelompok elite makin sulit bersaing di papan atas.

Ia menyoroti Aston Villa dan Newcastle United yang kehilangan sejumlah pemain penting pada bursa transfer musim panas ini, Aston Villa baru saja menjuarai Liga Europa beberapa bulan lalu, tetapi kini harus kehilangan Morgan Rogers, Youri Tielemans, dan Lucas Digne. Ezri Konsa juga berada di ambang kepindahan ke Arsenal.

Jordan menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya ketimpangan dalam persaingan Premier League, Menurutnya, klub-klub seperti Liverpool, Arsenal, Manchester United, Manchester City, dan Tottenham memiliki keuntungan karena mampu menghasilkan pendapatan jauh lebih besar.

“Sangat tidak adil bahwa Liverpool, Arsenal, Manchester United, Manchester City, dan Tottenham bisa menghabiskan uang sebanyak yang mereka inginkan. Tidak ada klub lain yang bisa melakukan hal itu karena mereka bisa menghasilkan pendapatan sebesar itu, sebab mereka sudah berada di posisi yang mapan,” ujar Jordan.

Sebelumnya, CEO Premier League, Richard Masters, menyatakan setiap klub seharusnya memiliki ambisi untuk memenangkan gelar. Namun, King menilai aturan finansial yang berlaku membuat ambisi tersebut sulit diwujudkan.

Related Articles

Back to top button